Akhlaq Lil Banin Juz 1 Makna Gandul dan Bahasa Indonesia
Pengarang kitab ini, Syaikh Umar bin Achmad Baradja beliau dilahirkan di kampung Ampel Maghfur, tepatnya pada 10 Jumadil Akhir 1331 Hijriyah yang bersamaan dengan tanggal 17 Mei 1913 Masehi.
Sedari kecil, diasuh dan dididik kakeknya dari pihak ibu, Syaikh Hasan bin Muhammad Baradja, yaitu seorang ulama ahli nahwu dan fiqih.
Secara Nasab Baradja berasal dari (dan berpusat di) Seiwun, Hadramaut, Yaman. Sebagai nama nenek moyangnya yang ke-18, Syaikh Sa’ad, julukannya adalah Abi Raja’, artinya yang selalu berharap. Alur nasab tersebut bertemu pada kakek Nabi Muhammad Sollallohu alaihi wa sallam yang kelima, bernama Kilab bin Murroh.
Syaikh Umar bin Achmad Baradja memanfaatkan baik ilmu, serta waktu, dan umur, termasuk penggunaan harta benda kekayaannya di jalan Alloh sampai akhir hayatnya.
Pengarang kitab ini meninggal pada hari Sabtu malam Ahad tanggal 16 Robiuts Tsani 1411 Hijriyah yang bersamaan dengan tanggal masehi tepatnya 3 November 1990.
Beliu tutup usia 77 tahun di Rumah Sakit Islam Surabaya, menurut beberapa keterangan tepat pukul 23 lebih 10 menit.
Kitab karya Syeh Umar bin Baraja ini merupakan panduan pendidikan akhlaq atau pendidikan karakter untuk anak-anak atau generasi muda. Di dalamnya terkandung nilai religius, jujur, disiplin, mandiri, demokratis, menghargai prestasi, bersahabat, peduli sosial, serta tanggung jawab.
Mulai dari kepada siapa seorang anak harus beradab, anak yang beradab, anak buruk akhlaq, tentang Alloh yang Maha Tinggi, anak yang jujur, taat, tentang Nabi Muhammad dan seterusnya.
Kitab ini sangat penting dan cocok disampaikan kepada para santri sehingga dalam kurikulum FKDT Kabupaten Tegal dipelajari di MDTA Kelas 4.
Sumber : Duta Islam
Sebelum lanjut membaca, admin juga menyediakan Kuis kitab ini, klik DI SINI
Berikut ini terjemah Akhlaq Lil banin dalam Bahasa Indonesia :
1. Dengan Apa Seorang Anak Beradab?
2. Anak Yang Santun dan Beradab
3. Anak Yang Buruk Akhlak
Seorang anak yang jelek: ia tidak beradab kepada kedua orang tuanya dan para ustadznya, ia tidak menghormati orang yang lebih tua darinya, ia tidak menyayangi orang yang lebih muda darinya, ia selalu berbohong apabila berkata-kata, dan mengangkat suaranya apabila tertawa, dan ia suka memaki, dan berkata yang tercela, dan bertengkar serta memperolok-olok orang lain, dan ia menyombongkan diri, dan ia tidak malu kalau berbuat yang tercela, dan ia tidak suka mendengar nasihat
4. Seorang Anak Wajib Beradab Sejak Dari Kecilnya
5. Alloh Yang Maha Suci lagi Maha Tinggi
Wahai anak yang mulia :
6. Anak Yang Jujur
"Benar kata-katamu wahai saudaraku, dan aku bersyukur sekali atas nasihat yang baik ini" ujar Su'adah
7. Anak Yang Ta'at
8. Nabimu Muhammad Shollallohu 'Alaihi wa Aalihi wa Sallam
9. Akhlak Di Rumah
★ﻋﺒﺪ ﺍﻟﻠـﻪ ﻓﻲ ﻣﻨﺰﻟﻪ★
11. Ibumu Yang Penyayang
14. Kasih Sayang Ayah ( اَبُوْكَ الشَّفِيْقُ )
- Ketahuilah wahai Anak yang mulia , bahwa Ayahmu juga mencintaimu sebagaimana Ibumu mencintaimu, setiap hari dia keluar rumah dengan sabar kepayahan dan kepanasan berangkat ke pasar buka toko atau lapak untuk mendapatkan uang agar dapat membiayaimu membelikanmu pakaian dan makanan dan segala kebutuhanmu, semua itu dilakukannya dengan suka cita.
- Ayahmu juga yang menjaga kesehatanmu dan menjagamu dari hal-hal yang dapat menyakitimu, di saat engkau sakit dialah yang paling susah mencarikanmu dokter untuk mengobatimu, membelikanmu obat, dia tidak akan merasa senang sebelum kamu benar-benar sehat. Ayahmu jugalah yang senantiasa mendo'akan kesehatan dan keselamatanmu.
- Ayahmu juga yang senantiasa berpikir untuk pendidikanmu mencarikan sekolah untukmu, membelikan buku-buku pelajaran dan alat tulisnya agar kelak kamu menjadi orang yang sempurna berilmu pengetahuan, berbudi luhur serta bermanfaat untukmu dan juga masyarakatmu.
15. Adab Anak Dengan Ayahnya (اَدَابُ الْوَلَـدِ مَعَ اَبِيْـهِ )
- Wahai Anak yang tercinta, sudah seharusnya kamu bertata krama kepada Ayahmu sebagaimana kepada Ibumu, mematuhi perintahnya serta menjauhi larangannya senantiasa mendengarkan nasehat nasehatnya karena ia tidak memerintahkanmu kecuali untuk hal-hal yang manfaat, dan tidak melarangmu kecuali pada hal-hal yang membahayakanmu.
- Seharusnya juga kamu memohon ridhonya, dengan cara menjaga buku-buku pelajaranmu, merawat pakaianmu dan segala alat-alat pelajaranmu dan menatanya dengan rapi di tempatnya, jangan sekali kali di sia-siakan semua itu, belajarlah yang tekun dan sungguh-sungguh serta amalkan di setiap waktu. jangan memaksa Ayahmu untuk membeli sesuatu yang tidak sanggup dibelinya, dan jangan sekali kali menyakiti (bertengkar) dengan teman atau saudara saudaramu
- Jika orang tua telah meridhoimu maka Tuhanmu akan meridhoimu juga, dan niscaya kelak kamu akan bahagia di dunia dan akhirat .
16. Cinta Kasih Seorang Ayah ( رَحْمَةُ الاَبِ )
- Saudara kandungmu baik laki atau perempuan adalah orang yang terdekat denganmu setelah kedua orang tuamu, bila hendak membuat Ayah dan Ibu senang maka kepada saudara-saudara juga harus sopan dan santun, di antaranya dengan cara menghormati kakak-kakakmu dan mencintai mereka dengan setulus hati dan mengikuti nasehat-nasehatnya, dan juga menyayangi adik-adikmu dan mencintainya setulus hati, jangan sekali kali menyakitinya dan menghinanya, jangan bertengkar dengannya, jangan pula mengambil mainan adik adikmu karena hal itu menyebabkan orang tuamu marah.
- Jangan suka berebut masuk kamar mandi, berebut mainan, duduk di kursi atau yang lainnya. Bersabarlah dan harus ada yang mengalah salah satunya. Perilaku ini adalah salah satu cara untuk membuat orang tua senang dan mendapatkan ridhonya.
- Maafkanlah kesalahan saudaramu jika mereka berbuat salah, jelaskan kesalahannya dengan cara halus agar tidak mengulangi lagi kesalahannya, jangan sering bercanda karena bisa menyebabkan berselisih dan pertengkaran.
18. Dua Saudara Yang Saling Mencintai (★اَلْاَخَوَاَنِ الْمُتَحَابَّانِ★)
19. Adab Seorang Anak Bersama Kerabatnya (اَدَابُ الْوَلَدِ مَعَ أَقَارِبِه)
- Anak yang baik senantiasa menghormati kerabatnya, semisal kakek neneknya, paman dan bibinya sangat ia cintai, karena mereka juga menyayanginya dan menyayangi orang tuanya.
- Senantiasa ridho kepada kerabatnya, dengan arti kata mengikuti perintahnya, menyambanginya sewaktu waktu terlebih di hari raya, ketika salah satunya sakit atau ada yang melahirkan atau baru datang dari bepergian. Ikut senang dikala mereka bersenang senang dan turut prihatin ketika mereka sedih. Tidak boleh berperilaku jelek kepada salah satu dari mereka, karena hal itu bisa menyebabkan murka Alloh, murka orang tua dan kerabat yang lain.
- Anak yang baik juga senantiasa menyayangi anak-anak kerabatnya, bermain bersama, menanyakan keadaannya, tidak lalai di saat senang kecuali ketika bersama mereka. Dan seyogyanya ikut membantu kerabatnya ketika mereka membutuhkanmu, jangan sekali-kali bertikai dan memutuskan silaturahmi, tidak boleh menampakkan wajah yang tidak ramah kepada kerabat bahkan harus tersenyum dan gembira ketika bertemu dengan mereka dan berbicara dengan baik.
- Anak yang senantiasa baik pada kerabatnya akan hidup senang dan Alloh akan melancarkan rezekinya serta memanjangkan umurnya.
20. Mustofa Bersama Kerabatnya, Yahya (مُصْطَفَى وَ قَرِيْبُهَ يَحْيَى)
21. Adab Seorang Anak Terhadap Pembantunya (اَدَابُ الْوَلَدِ مَعَ خَادِمِهِ)
- Pembantu adalah orang yang membantu di rumahmu merapikan alat alat rumah tangga, mengepel teras dan menyapu halaman rumah, Ayahmu juga menyuruhnya mengerjakan kebutuhan-kebutuhan rumah tangga, dia yang memasak, mencuci pakaian dan membantu kesibukan Ibumu, dia juga yang pergi ke pasar untuk belanja.
- Maka kamu harus memperlakukannya dengan akhlak yang baik, jika kamu menyuruhnya maka gunakanlah ucapan yang baik jangan menyakitinya, jangan bersikap sombong padanya, jika dia keliru maka janganlah membentaknya, ingatkanlah kesalahannya dengan cara yang baik pula dan dimaafkan, jika yang salah adalah dirimu maka katakan dengan jujur, jangan kesalahan itu ditimpakan pada pembantu.
- Bila kamu memanggilnya dan dia tidak segera datang janganlah kamu memarahinya, barangkali dia tidak mendengar suaramu, begitu juga ketika kamu menyuruhnya kemudian dia teledor/ lambat, jangan terburu-buru memarahinya mungkin dia sedang sibuk dengan pekerjaan yang lain, jangan sekali-kali memukulnya, mencacinya, meludahinya, karena hal itu hanya dikerjakan oleh anak yang buruk budi pekertinya yang tidak disukai orang.
- Tidak boleh terlalu sering duduk bersama pelayan, jangan terlalu sering berbicara kecuali ada perlunya, jangan bercanda dengannya agar tidak berani-berani atau mendengar ucapan yang tidak pantas darinya.
22. Anak Yang Suka Menyakiti ( اَلْوَلَدُ الْمُؤْذِي)
23. Adab Seseorang Dengan Tetangga (اَدَابُ الْوَلَدْ مَعَ جِيْرَنِهِ)
- Ayah dan Ibumu sangat menghormati tetangganya dan memintamu untuk juga menghormatinya, karena tetanggalah yang membantu orang tuamu saat mereka perlu, Ibumu terkadang meminjam alat-alat rumah kepada tetangga, dengan senang hati mereka meminjamkan, jika salah satu dari keluargamu ada yang sakit, mereka akan datang untuk menjenguknya dan mendo'akan kesembuhannya.
- Maka berbuat baiklah kepada tetangga, senangkan hati mereka dengan cara memperlakukan dengan baik anak-anaknya, tersenyumlah di hadapannya, bermainlah dengan baik, hindari pertengkaran dengannya, jangan mengambil mainannya tanpa seizinnya, jangan bersikap sombong dengan memamerkan baju baru atau uang. Jika Ibumu memberikanmu makanan atau buah-buahan jangan dimakan sendiri jika anak-anak tetangga juga melihatnya.
- Jangan sekali-kali mengganggu tetanggamu dengan berteriak-teriak saat mereka tidur, jangan melempar rumahnya atau sengaja mengotori tembok dan halaman rumahnya, jangan suka mengintip mereka dari celah-celah tembok atau pintunya.
24. Hamid Dan Tetangganya (حَامِدْ وَجِيْرَنِه)
25. Sebelum Berangkat Sekolah
Bagi setiap anak sekolah atau siswa, wajib baginya menjaga ketertiban dan kebersihan, di antaranya adalah :
- Bangun pagi setiap hari.
- Mandi menggunakan sabun.
- Berwudhu kemudian sholat berjama'ah.
- Setelah sholat, bersalaman dengan kedua orang tua.
- Memakai seragam sekolah yang bersih dan rapi.
- Melihat pelajaran yang sudah dipelajari sebelum tidur tadi malam.
- Setelah sarapan, merapikan perangkat sekolah di tas.
- Izin kepada orang tua untuk berangkat sekolah.
26. Akhlaq Berjalan Di Tempat Umum
Di antara akhlaq ketika berjalan adalah :
- Seyogyanya berjalan lurus ke depan.
- Tidak tengak-tengok kanan kiri.
- Tidak bergerak yang aneh-aneh.
- Tidak terlalu cepat dan tidak terlalu lambat dalam berjalan.
- Tidak sambil makan, menyanyi atau membaca buku.
- Tidak merusak dan mengotori jalan.
- Tidak berdesak-desakan, supaya bertabrakan dengan sengaja, agar menjatuhkan alat tulis teman atau berbuat gaduh.
- Tidak berhenti di tengah jalan.
- Tidak memberhentikan teman, agar tidak telat masuk kelas.
- Jika berjalan bersama teman-teman, jangan bergurau atau bercanda.
- Tidak mengeraskan suara ketika berbicara atau tertawa.
- Tidak mengejek teman, karena hal itu perbuatan yang buruk, tidak sepatutnya seorang murid yang terdidik seperti itu.
- Tidak lupa mengucapkan salam jika bertemu orang di jalan, terutama jika bertemu orang tua atau guru.
27. Akhlaq Siswa Di Kelas
Di antara akhlaq di dalam kelas yaitu :
- Ketika sampai di kelas, mengusap sepatu dengan serbet, kemudian masuk kelas.
- Membuka pintu dengan halus, jika tertutup.
- Masuk kelas dengan penuh kesopanan.
- Memberi salam kepada teman-teman.
- Menyalami mereka sambil tersenyum.
- Meletakkan tas di laci meja.
- Ketika guru datang, berdiri di tempat, menghadap guru dengan penuh kesopanan.
- Menyalami guru.
- Apabila bel sudah berbunyi, maka berbaris dengan rapi.
- Tidak berbicara dan bermain.
- Masuk kembali ke kelas setelah mendapat isyarat dari guru, dengan penuh ketenangan.
- Menuju tempat duduk dan duduk dengan baik, lurus dan tidak menundukkan punggung dan tidak menggerakkan kaki.
- Tidak berdesakan dengan teman sebangku.
- Tidak meletakkan kaki di atas kaki yang lain.
- Tidak menyimpan tangan atau meletakkannya di pipi.
- Tidak mengabaikan pelajaran.
- Tidak tengak-tengok, akan tetapi menghadap guru.
- Tidak berbicara dengan teman atau tertawa, karena hal itu bisa mencegah pemahaman terhadap pelajaran, dan mengganggu teman juga. Sehingga menjadikan guru marah. Dan jika kamu tidak memahami pelajaran, maka pasti kamu akan gugur di ujian nanti.
28. Bagaimana Siswa Menjaga Perangkat Sekolahnya?
Seorang siswa harus menjaga dan merawat alat-alat tulis dan belajarnya. Di antara cara untuk melakukan itu adalah :
- Meletakkan semua alat-alat tulis dan belajar pada tempatnya. Supaya tidak berubah, hilang, kotor, karena jika tidak dirapikan, harus berusaha keras mencarinya ketika dibutuhkan, dan hal itu akan menghilangkan waktu yang lain hanya untuk mencarinya.
- Memasang sampul pengaman pada buku pelajaran dan buku tulis, sehingga tidak sobek dan kotor.
- Tidak menggunakan air liur yang ditempel di jari ketika ingin membuka atau membalik halaman buku pelajaran dan buku tulis. Karena itu adalah kebiasaan yang buruk, tidak beradab dan membahayakan kesehatan.
- Menjaga pensilnya, sehingga tidak patah atau pecah. ketika memperuncing ujung pensil, janganlah dengan cara menggosoknya di meja, lantai atau di sampul buku, akan tetapi menggunakan catter atau alat serut pencil.
- Tidak memasukkan ballpoint ke mulut.
- Tidak menghapus tulisan dengan ludah akan tetapi dengan penghapus.
- Tidak membersihkan tinta yang tumpah dengan baju, akan tetapi dengan kain lap atau sapu tangan.
29. Bagaimana Pelajar Menjaga Inventaris Sekolah?
Bagaimana wajib bagi setiap pelajar menjaga perabotannya sendiri, seorang pelajar juga harus menjaga inventaris milik sekolah. Caranya adalah :
- Tidak merusak atau mengotori bangku, meja dan kursi.
- Tidak mencorat-coret tembok dan pintu.
- Tidak mengotori lantai, baik dengan meludah, atau membuang ingus di lantai, atau membuang kotoran bekas pencil, atau menyobek kertas di atas lantai. Akan tetapi buanglah semua itu di tempat sampah.
- Tidak memainkan bel.
- Tidak mencorat-coret papan tulis.
- Tidak menyembunyikan penghapus.
30. Akhlaq Pelajar Kepada Guru
Wahai siswa-siswi yang berakhlaq. Sesungguhnya gurumu susah payah dalam mendidikmu. Dia mendidik akhlaqmu, mengajarkan ilmu-ilmu yang bermanfaat, menasihati dengan nasehat yang berfaedah, semua itu dilakukan karena mereka sayang kepadamu, sebagaimana Ayah dan Ibu sayang kepadamu. Mereka semua berharap di masa yang akan datang, kamu menjadi orang yang berilmu dan berpendidikan.
Oleh karena itu, hormatilah guru-gurumu seperti hormatmu kepada orang tua. Di antara cara hormat kepada guru adalah :
- Duduk di depannya dengan penuh sopan santun.
- Berbicara dengan sopan.
- Ketika beliau berbicara, jangan memotong pembicaraannya, tetapi tunggulah sampai selesai bicara.
- Dengarkan dan perhatikanlah apa yang disampaikan dalam materi pelajaran.
- Jika kamu tidak paham, bertanyalah dengan sopan dan halus. Dengan mengangkat tangan terlebih dahulu, sampai diizinkan untuk bertanya.
- Jika ditanya, maka berdirilah dan jawab pertanyaannya dengan baik.
- Jangan menjawab pertanyaan yang diajukan kepada orang lain, karena itu tidak beradab.
Jika kamu ingin disayang oleh gurumu, maka penuhilah kewajiban-kewajibanmu sebagai muridnya, di antaranya :
- Selalu hadir tepat waktu setiap hari.
- Tidak pernah absen (tidak hadir) atau datang terlambat, kecuali jika ada udzur.
- Cepat datang ke kelas ketika waktu istirahat sudah habis.
- Tidak terlambat jika dipanggil dengan alasan-alasan yang tidak masuk akal.
- Berusaha memahami setiap pelajaran.
- Selalu menghafal dengan mempelajari pelajaran.
- Rajin membersihkan buku dan alat-alat belajar.
- Tawadhu’ terhadap perintah-perintah guru.
- Tidak takut untuk dihukum dalam kebenaran.
- Tidak marah ketika dididik. karena apa yang diajarkan itu tidak terkecuali untuk melaksanakan kewajiban-kewajibanmu, dan kamu akan bersyukur atas semua itu ketika besar nanti.
Gurumu sangat sayang kepadamu, oleh karena itu ia mendidikmu. Mereka berharap semua yang diajarkan bermanfaat dan berguna terhadapmu. Karenanya, berterima kasihlah kepada mereka atas keikhlasannya dalam mendidik dan mengajar, dan jangan pernah lupakan semua kebaikannya.Adapun pelajar yang buruk akhlaqnya, maka dia akan marah ketika dididik dan diajari, dan akan mengadu kepada orang tua.
31. Akhlaq Pelajar Kepada Temannya
32. Nasehat Umum (1)
Di antara kebiasaan buruk adalah :
- Membuka rahasia orang lain.
- Membaca surat orang lain yang dilihat.
- Melihat orang yang membaca surat, dan kamu berkata padanya : Surat dari siapa itu? Apa isinya?
- Mendengarkan pembicaraan orang lain, tanpa izin.
33. Nasehat Umum (2)
Di antara kebiasaan-kebiasaan buruk yang lain adalah :
- Menggunakan buku/kitab atau pensil orang lain tanpa izin.
- Mengambil barang hilang di jalan dan memilikinya. Seharusnya ia harus mengembalikan kepada pemiliknya.
- Meminjam sesuatu dan merusaknya atau mengembalikannya karena tidak suka.
- Jika ditanya dijawab dengan menggelengkan kepala atau menaikkan pundak.
- Menjawab pertanyaan yang diajukan kepada orang lain.
Dan di antara yang termasuk aib adalah :
- Tidak memotong rambut atau merapikannya dengan sisir, sehingga panjang dan dilihatnya jelek.
- Tidak memotong kuku, sehingga kukunya menjadi kotor dan hitam.
- Tidak mencuci atau mengganti pakaian, sehingga keluar bau yang tidak sedap.
Jagalah kesehatanmu, di antara caranya adalah :
- Olahraga di tempat yang bersih udaranya setiap hari supaya badannya sehat. Akal yang sehat ada pada jisim yang sehat pula.
- Menghirup udara yang bersih dari hidung, bukan dari mulut.
- Menjauh dari udara yang kotor.
- Tidak memakan makanan yang sudah basi. Karena terkadang makanan seperti itu sudah dikotori/dimakan cicak, tikus dan lain-lain.
- Jangan memakan buah-buahan yang belum matang atau busuk, dan makanlah buah yang sudah matang dan dicuci dengan bersih.
- Jangan minum air yang kotor.
- Jangan membiarkan nyamuk menggigit badanmu.
- Jauhilah lalat dan usirlah bila menghinggap di wajah.
- Tidak makan makanan yang sudah kadaluwarsa.
- Janganlah seperti anak-anak yang rakus yang memakan dari makanan yang dijual di pinggir jalan, diletakkan di tempat yang kotor dan gampang terkena debu atau lalat.
Di antara kebiasaan yang berbahaya adalah :
- Berlebihan (Israf).
- Mubazir (Tabdzir).
Kalimatnya diblok, tinggal mendengarkan, jadi asyik tidak harus membaca, karena ada asisten yang membacakan 😁
BalasHapus